Popular Post

Posted by : Unknown Selasa, 18 Agustus 2015

Malam ini entah kenapa aku ingin sekali mengirim pesan padanya, ya pesan melalui blackbery messenger itu aku menulis saat saat pertama kali aku bertemu dengannya dalam keadaan aku telah menjadi kekasih yang kedua untuknya. Tak lama dia membalas pesanku itu “cerpen pak? Bagus. Terimakasih kamu selalu ada buat aku.” Aku segera membalas “kisah nyata kok..” tak lama kemudian dia membalas kembali “zaman dahulu kala, sekarang udah semseter 5 gak kerasa yah?” dengan cekatan jemari ku langsung mengetik untuk membalas pesan darinya “ya, tapi perasaan itu masih ada, entahlah.” Lama menunggu ku lihat pojok kiri atas hapeku ternyata ada notif bbm dan itu balasan dari dia isinya “Aku lebih nyaman temenan sama kamu mah hha.” Itu sepatah kata dari dia yang membuat aku patah, sontak hati ku bergetar hebat, air mataku berkaca di bola mataku, bibir ku kelu, sejenak aku membuang handphone smart phone ku, ku kira ini akhir pengaharapan ku padanya. Dua menit berlalu ku beranikan diri untuk membalas pesan itu, walau jemari terasa sangat lemas tak kuasa untuk mengetik pesan balasan itu, “aku tahu, bantu aku ya supaya aku gak terlalu berharap padamu.” Dia kembali membalas pesanku “jangan berharap ke aku, aku mah jahat!”. Jemari ku lemas tak mampu lagi untuk mengetik balasan pesan untuknya. Selang dua menit aku memberanikan diri lagi aku balas pesan itu “entah kenapa, kamu selalu baik di benak ku.” Hingga aku pun sadar mungkin temenan sama dia jauh lebih baik, dan hingga kami berjanji untuk saling membantu jika salah satu diantara kami mengalami kesulitan hingga lulus kuliah atau bahkan hingga tua nanti. Terimakasih kamu telah mempercayaiku,


Sudut kamar, 16 Agustus 2015

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Yan_Mu_Ra - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -